Amerika Tak Mampu Biayai Ledakan Sistem Pemenjaraan
Written by Neal Peirce Thursday, 13 August 2009 07:00

Dalam masa defisit berkepanjangan dan ancaman pemotongan beberapa program, Amerika justru tidak serius memfokuskan diri pada pengurangan ledakan populasi Warga Binaan di penjara. The Vera Institute of Justice melaporkan perkembangan yang tidak biasa. 22 negara bagian, karena tekanan resesi, terpaksa mulai mengadakan penghematan. Tetapi dengan 2,3 juta orang dibalik jeruji besi, yang merupakan angka Warga Binaan terbesar di dunia, Amerika masih memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.
Kasus California memang ekstrem, tetapi ilustratif.Pertengahan 1970, ada sekitar 20.000 Warga Binaan yang dipenjarakan. Hari ini, keseluruhan Warga Binaan berjumlah 168.000 --- ada peningkatan sebesar 740%. Tahun 1999, sistem pemenjaraan di California memakan biaya 4 miliar dolar untuk beroperasi. Sekarang, dengan lebih banyak jumlah Warga Binaan, lebih banyak penjara, lebih banyak sipir dan lebih banyak biaya kesehatan, pembiayaan sistem pemenjaraan telah mencapai 10 miliar dolar – sebuah kontributor besar dari anggaran belanja California yang berjumlah 26 miliar dolar secara keseluruhan. Dan uang yang dikeluarkan tersebut lebih banyak menghasilkan kengerian daripada kesembuhan.
Setelah 14 tahun tuntutan dari para Warga Binaan mengenai proses peradilan yang membiarkan hukuman tak biasa dan kejam, 3 hakim dari pengadilan federal pada 4 Agustus 2009 memerintahkan California membatasi jumlah Warga Binaannya sebesar 43.000 orang dalam 2 tahun ke depan. California telah menciptakan situasi yang memicu tindakan kriminal yang memaksa para Warga Binaan dan tahanan untuk melakukan lebih banyak tindakan criminal karena kondisi penjara yang amat sangat tidak nyaman , tulis para hakim tersebut sesaat sebelum kerusuhan besar terjadi di sebuah penjara di Chino.Beberapa penjara memiliki populasi mendekati 300 persen dari kapasitas yang seharusnya. Dalam situasi penjara yang penuh sesak, kekerasan antar Warga Binaan hampir tak mungkin dihindarkan, penyakit-penyakit infeksi menyebar dengan mudah, dan pengisolasian Warga Binaan adalah satu-satunya hal yang dapat dilakukan untuk mengendalikan situasi. Dalam waktu dekat, masalah di penjara-penjara akan mencapai puncaknya dan tak dapat dikendalikan lagi.
Warga Binaan yang menderita gangguan kejiwaan dibiarkan tanpa akses terhadap layanan kesehatan, demikian 3 hakim federal menyebutkan, mengutip bahwa 4 tahun yang lalu ‘ satu orang Warga Binaan di California meninggal sia-sia setiap 6 atau 7 hari’. Krisis fiskal California membuat Gubernur Arnold Scwharzenneger dan para pimpinan legislatif menyetujui pemotongan 1.2 triliun dolar dari dana untuk penjara.
Mereka belum mencapai kata sepakat , walaupun telah terjadi diskusi tentang pengurangan jumlah Warga Binaan melalui kebijakan pembebasan dini serta merevisi kebijakan pembebasan bersyarat . Yang terjadi, ide ini banyak ditentang partai Republik. Pimpinan Dewan Sam Blakeslee memberikan pernyataan miring tentang “ membiarkan penjahat-penjahat yang sangat berbahaya berada di jalan-jalan dan di lingkungan warga California “.
Dan bukan hanya Republikan yang tidak setuju pada reformasi signifikan tersebut – tetapi juga terkait dengan adanya kecenderungan membisniskan sistem pemenjaraan di Kalifornia. Musim gugur lalu, reformis Drug Policy Alliance Network dan beberapa aliansi-nya membuat sebuah poling tertutup tentang perlunya eraturan yang mengatur rehabilitasi pada Warga Binaan Narkotika Non Kekerasan.
Didukung oleh para ahli perawatan ketergantungan NAPZA dan para mantan petinggi panti rehabilitasi, peraturan tersebut difokuskan pada perawatan pengganti pemenjaraan bagi Warga Binaan Narkotika non Kekerasan plus kredit kelakuan baik bagi Warga Binaan, serta memperkecil penahanan orang-orang karena kekerasan tehnis. Tingkat kejahatan di California dibatasi dan triliunan dolar dana untuk membangun penjara dapat diamankan.
Tetapi, Persatuan Sipir Penjara (dengan 2000 orang anggota, yang dapat mengantongi 100.000 dolar pertahun) tidak setuju dengan ide lebih sedikit Warga Binaan (dan pekerjaan). Sehingga, lewat, gerakan Pro Penjara, mereka membuat kampanye berbiaya 3.5 juta dolar sebagai oposisi kebijakan tersebut. Kebijakan politik California tersebut kehilangan posisi tawarnya, termasuk Schwarzenegger dan mantan Gubernur (sekarang Jaksa Agung) Jerry Brown (yang mungkin akan mencalonkan diri menjadi gubernur pada 2010). Isu perubahan kehilangan dukungan.
Kontras dengan kekisruhan di California, negara bagian New York telah mengurangi jumlah Warga Binaan-nya menjadi 10.000 pada 10 tahun yang lalu. Bagaimana? Dengan cara memberlakukan perawatan ketergantungan untuk para tersangka kasus NAPZA, sebuah kebijakan yang ditolak Kalifornia. Dan baru saja tahun ini, akhirnya New York menghapuskan "UU NAPZA Rockefeller" yang tidak populer, sehingga mengurangi jumlah Warga Binaan yang dikenai tuntutan hukuman yang panjang.
Saat ini, reformis California mulai mengkampanyekan rumus “People’s Budget Fix”, yang menurut mereka akan menyelamatkan sedikitnya 12 triliun dolar dalam 5 tahun. Kebijakan ini menyatakan mampu menyimpan 5.5 triliun dolar untuk Perawatan Ketergantungan NAPZA berbasis Komunitas untuk pengguna NAPZA pemula. 1 juta dolar lainnya dapat diselamatkan dengan membatasi sanksi “three-strikes” (sebuah kebijakan yang memberikan hukuman panjang pada kejahatan serius )
Perubahan-perubahan rasional semacam ini – semakin bergema di banyak negara bagian sebagai cara untuk mengatasi krisis fiskal sebenarnya dibutuhkan jauh sebelum resesi terkini. Perubahan-perubahan ini sangat penting dikemudian hari.
Ketika, masyarakat Amerika mengambil langkah-langkah rasional ini , bukan hanya untuk menyelamatkan dolar. Masyarakat Amerika juga mulai untuk mengurangi kerugian personal dan dampak buruk pada keluarga yang diakibatkan oleh oknum-oknum penegak hukum yang tak dapat membedakan antara pelaku kriminal berat dan anak-anak muda yang salah langkah, yang pada masyarakat di luar Amerika diperlakukan dengan lebih toleran dan efektif. (Neil Peirce/Courant)

| < Prev |
|---|




