Terlatih Tangani Dampak Buruk NAPZA, PERFORMA Praktekkan Penanganan Overdosis
Written by Administrator Tuesday, 10 August 2010 00:00

Koordinasi turut dihadiri oleh lima anggota Komunitas Pengguna Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA) PERFORMA. Salah satu agenda dalam koordinasi tersebut adalah membicarakan kebutuhan layanan kesehatan bagi pengguna NAPZA khususnya di wilayah Semarang. Turut dibahas dalam diskusi adalah mengenai penanganan overdosis yang kerap jadi penyebab kematian para pengguna NAPZA.
"Misalnya ada anggota keluarga kita atau orang yang kita kenal mengalami over dosis, bagaimana cara menolongnya?", pertanyaan tersebut disampaikan oleh Supatmano, staf Kelurahan Pedalangan, salah satu wilayah dibawah Kecamatan Banyumanik.
Dua orang anggota komunitas yang memang sudah dibekali pengetahuan mengenai penanganan overdosis selama mengikuti kegiatan PERFORMA, mempraktekkan bagaimana posisi yang harus dilakukan ketika seseorang mengalami overdosis.
"Hal penting yang harus dilakukan disini adalah jangan sampai saluran nafas tersumbat, jadi posisikan miring dan kepalanya sedikit didongakkan", jelas Abdul
Fani, Koordinator Paralegal PERFORMA yang sehari-hari juga memimpin belasan tim penjangkau pengguna NAPZA suntik (penasun) di Lembaga Pelopor Perubahan.
Diskusi dihadiri oleh anggota Polisi Sektor Banyumanik dan juga dokter dari Puskesmas Padangsari selaku penyedia LJASS. Dokter Gita, selaku Wakil Kepala
Puskesmas Padangsari turut menambahkan informasi mengenai penanganan overdosis.
"Setelah dilakukan pertolongan pertama, sebaiknya segera dibawa ke rumah sakit. Di rumah sakit, pada pasien overdosis akan dilakukan tindakan cuci lambung dengan menggunakan susu untuk mengeluarkan zat beracun dari dalam tubuh", tambah dr.Gita.(IH/YS)
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 357
Comments (0)

Write comment
| < Prev | Next > |
|---|




